Komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membina karakter generasi muda kembali diwujudkan secara nyata oleh Minamas Plantation melalui unit usahanya di Minamas Area, yaitu KSS dan KSP Bekerja sama dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF), Minamas Area menggelar Pelatihan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) bagi para pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah perkebunan dan wilayah sekitarnya. Sebanyak 130 guru baik dari swasta dan negeri ,TK hingga SMA mengikuti pelatihan untuk memperkuat pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, dan kesadaran mencegah kebakaran sejak dari sekolah. Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR) di bidang pendidikan. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan suasana belajar yang tidak hanya berfokus pada capaian akademis, tetapi juga pada pembentukan watak, moral, dan keterampilan hidup anak secara menyeluruh. Menanamkan 9 Pilar Karakter Sejak Dini Pelatihan PHBK yang diusung oleh IHF membawa pendekatan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan berpusat pada anak. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali strategi pengajaran yang mengintegrasikan 9 Pilar Karakter ke dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari. Alhamdulillah dengan diadakannya acara pelatihan ini guru-guru minamas area KSS dari TK - SMP sebanyak 7 sekolah dengan jumlah 15 guru yang dikirim mengikuti pelatihan tersebut ( TK Taruna Pertiwi , TK Gunung Kemasan , TK LAut Timur , SDS Gunung Aru , SDS Gunung Kemasan , SDS Laut Timur , SMP Laut Timur) dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik dan berharap ilmu yang di dapat bisa di terapkan di sekolah masing-masing .
Pelatihan tersebut diselenggarakan Minamas Plantation bersama Indonesia Heritage Foundation (IHF) dengan mengangkat tema “Sekolah Peduli Api Pembelajaran Holistik Berbasis Karakter“. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan yang telah dijalankan bersama IHF sejak 2022 untuk meningkatkan kapasitas pendidik dan memasukkan nilai pendidikan karakter serta kepedulian lingkungan ke dalam pembelajaran.Regional Controller Minamas Plantation Adrian Mohd Fazrin Mohd Fairoz mengatakan pelatihan diikuti guru dari sekolah-sekolah Minamas dan sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebagaimana diberitakan Antara, Kamis (27/08/2026), kegiatan tersebut dirancang agar guru tidak hanya meningkatkan kemampuan profesional, tetapi juga mampu membawa nilai kepedulian lingkungan ke dalam aktivitas belajar.“Ini bentuk komitmen perusahaan terhadap pendidikan sebagai pilar utama tanggung jawab sosial,” kata Adrian Mohd Fazrin. ( Sumber beritaborneo.com ) .
Pelatihan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru ( Bapak Akhmad Romansyah S.Pd.,MAP) dan juga Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Bapak Rahmad. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pelatihan ini , beliau juga berpesan berharap materi yang diperoleh para guru tidak berhenti sebagai pengetahuan dalam pelatihan, tetapi diterapkan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari. Kedatangan Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru juga memberikan sambutan , dalam sambutannya beliau menilai guru memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran kepada anak-anak melalui kegiatan pendidikan. Ia juga mengapresiasi antusiasme Dinas Pendidikan dan para guru yang mengikuti kegiatan tersebut. Melalui pelaksanaan pelatihan oleh area KSS dan KSP ini, Minamas Plantation dan IHF berharap dapat menciptakan rantai kebaikan yang berkelanjutan. Para guru yang telah mendapatkan pelatihan diproyeksikan menjadi agen perubahan (agent of change) di sekolah masing-masing, serta mampu membagikan ilmu yang didapat kepada rekan sejawat maupun orang tua siswa.